Kegiatan Pasar Nyadran dan Nyadran Agung

KertasDanPena 10 Maret 2023 10:28:23 WIB

Bulan Sya'ban sudah tiba dan masyarakat khususnya di wilayah Jawa sering melakukan tradisi yang disebut nyadran. Dimana nyadran sendiri menurut Yanu Endar Prasetyo merupakan sebuah tradisi yang dilakukan oleh orang jawa yang dilakukan  di bulan Sya’ban (Kalender Hijriyah) atau Ruwah (Kalender  Jawa) untuk mengucapkan rasa syukur yang dilakukan secara kolektif dengan mengunjungi makam atau kuburan leluhur yang ada di suatu kelurahan atau desa. Nyadran dimaksudkan sebagai sarana mendoakan leluhur yang telah meninggal dunia, mengingatkan diri bahwa semua manusia pada akhirnya akan mengalami kematian, juga dijadikan sebagai sarana guna melestrikan budaya gotong royong  dalam masyarakat sekaligus upaya untuk dapat menjaga keharmonisan bertetangga melalui kegiatan kembul bujono (makan bersama).

Hal ini yang juga dilakukan oleh Kalurahan Karangtalun. Bertempat di lapangan bekas pasar lama atau yang sekarang menjadi lapangan evakuasi ini telah dilaksanakan kegiatan Pasar Nyadran dan Nyadran Agung selama tiga hari terhitung dari tanggal 7 sampai 9 Maret 2023 yang diselenggaran oleh Panitia Nyadran Agung dan Pasar Nyadran. Banyak sekali Rangkaian Kegiatan yang dilakukan pada kesempatan ini, diantaranya ada fashion show, gejog lesung, jathilan, keroncong, hadroh, dan masih banyak lagi dengan puncah acara di hari Kamis dengan kegiatan umbul dongo, kenduri, dan kembul bujono yang dihadiri langsung oleh Bapak Drs. HM. Idham Samawi(Mantan Bupati Bantul 2005-2010)

Kegiatan ini tentunya baik untuk melestarikan tradisi dan budaya Jawa, dimana kegiatan nyadran ini selain sarana untuk penyambutan akan datangnya bulan suci ramadhan juga sebagai bentuk bakti kepada para pendahulu dan leluhur, hal ini tentunya yang membuktikan bukan hanya hubungan kita dengan Sang Pencipta saja tetapi juga sesame manusia yang harus kita jaga.

Komentar atas Kegiatan Pasar Nyadran dan Nyadran Agung

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License