Warisan Budaya Takbenda Hidup di Panggung, Tiga Kalurahan Tampilkan Karya Seni
KertasDanPena 22 September 2026 11:46:49 WIB
Karangtalun — Warisan budaya tidak cukup hanya disimpan dalam catatan sejarah. Ia harus terus dihidupkan, dipentaskan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Semangat itulah yang terasa dalam Kegiatan Atraksi Warisan Budaya Takbenda yang digelar pada Sabtu (19/9/2026), dengan menghadirkan beragam kesenian dari sejumlah kalurahan di Kabupaten Bantul.
Kegiatan yang merupakan inisiasi Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kekayaan seni dan tradisi yang tumbuh serta berkembang di wilayahnya. Atraksi budaya tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya di tengah perubahan zaman.
Sejumlah kesenian dari tiga kalurahan tampil dalam kegiatan tersebut. Kalurahan Terong hadir melalui Jathilan Kreasi “Nawa Sukma Kawedar”. Pertunjukan ini membawa jathilan dalam kemasan kreasi yang tetap berpijak pada akar kesenian tradisional masyarakat.
Dari Kalurahan Imogiri, penonton disuguhi Sendratari Teatrikal “Semburat Imogiri Krajan”. Pertunjukan tersebut memadukan unsur tari dan teatrikal untuk menghadirkan kisah serta nuansa budaya yang berkembang di kawasan Imogiri.
Sementara itu, Kalurahan Karangtalun menampilkan dua kesenian sekaligus, yakni Kesenian Angklung “Gandes Luwes” dan Ketoprak Kolaborasi “Nandur Panguripan”.
Alunan angklung menjadi salah satu warna yang menghidupkan panggung. Melalui “Gandes Luwes”, para pelaku seni Karangtalun menunjukkan bahwa kesenian tradisional dapat terus berkembang melalui kreativitas masyarakat tanpa kehilangan karakter budaya yang menjadi pijakannya.
Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan Ketoprak Kolaborasi “Nandur Panguripan”. Ketoprak tidak sekadar ditempatkan sebagai pertunjukan panggung, tetapi menjadi media untuk menyampaikan pesan kehidupan sekaligus mempertemukan berbagai unsur seni dan kreativitas masyarakat.
Kehadiran berbagai bentuk kesenian tersebut menunjukkan bahwa warisan budaya memiliki ruang hidup yang luas di tengah masyarakat. Tradisi dapat bertahan bukan semata karena diwariskan, melainkan karena terus dipraktikkan dan diberi ruang untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Kegiatan Atraksi Warisan Budaya Takbenda tersebut turut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bantul H. Aris Suharyanta, S.Sos., M.M. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan yang dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah dan masyarakat.
Bagi masyarakat di tingkat kalurahan, panggung budaya semacam ini juga menjadi ruang penting untuk memperkenalkan potensi kesenian lokal kepada khalayak yang lebih luas. Di balik setiap pertunjukan terdapat para pelaku seni, pegiat budaya, serta masyarakat yang secara konsisten menjaga keberadaan kesenian di lingkungannya.
Pada akhirnya, pelestarian budaya bukan hanya tentang mempertahankan apa yang telah diwariskan masa lalu. Lebih dari itu, pelestarian adalah bagaimana warisan tersebut tetap memiliki tempat dalam kehidupan masyarakat hari ini dan dapat diteruskan kepada generasi yang akan datang.
Dari Terong, Imogiri, hingga Karangtalun, panggung Atraksi Warisan Budaya Takbenda menjadi pengingat bahwa kebudayaan Bantul terus tumbuh dari masyarakatnya sendiri—dengan tradisi yang dirawat, kreativitas yang dikembangkan, dan generasi yang dipersiapkan untuk meneruskannya.
Komentar atas Warisan Budaya Takbenda Hidup di Panggung, Tiga Kalurahan Tampilkan Karya Seni
Formulir Penulisan Komentar
Survei Kepuasan Masyarakat
Hari Jadi ke-110 th 2024
Pengumuman
Agenda Kegiatan
Tautan
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Usulan PPBMP 2027 Diverifikasi, Karangtalun Perkuat Perencanaan Berbasis Kebutuhan Warga
- Warisan Budaya Takbenda Hidup di Panggung, Tiga Kalurahan Tampilkan Karya Seni
- Cadangan Pangan Pemerintah Disalurkan, Warga Karangtalun Terima Bantuan Beras
- Merawat Tradisi Lewat Suara Panatacara
- Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan "Penjabat Lurah Karangtalun"
- Form Pernyataan Keberatan Atas Permohonan Informasi
- UCAPAN TERIMA KASIH & DUKA CITA MENDALAM











