Empat Tahun Forum Budaya Karangtalun: Merawat Tradisi, Menguatkan Identitas Desa
KertasDanPena 13 Oktober 2026 09:50:32 WIB
KARANGTALUN — Pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan menjaga warisan masa lalu. Tradisi perlu terus dihidupkan melalui ruang-ruang pertunjukan yang melibatkan masyarakat, sekaligus memberi kesempatan bagi generasi penerus untuk mengenali akar budayanya. Semangat itulah yang mewarnai peringatan hari jadi ke-4 Forum Budaya Kalurahan Karangtalun, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, pada Senin (12/10/2026).
Peringatan yang sejatinya jatuh pada 2 September tersebut menjadi momentum bagi Forum Budaya Kalurahan Karangtalun untuk meneguhkan komitmen dalam menjaga dan mengembangkan kesenian tradisional di tingkat kalurahan. Sejumlah pertunjukan seni ditampilkan untuk menunjukkan keberagaman sekaligus potensi budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Karangtalun.
Berbagai kesenian yang ditampilkan meliputi fragmen, karawitan, serta ketoprak Karta Manunggal Budaya bertajuk “rebutan bumi”. Ketiga sajian tersebut menjadi representasi kekayaan ekspresi seni masyarakat, mulai dari pertunjukan dramatik yang menyampaikan pesan melalui cerita, alunan gamelan yang merefleksikan tradisi Jawa, hingga ketoprak yang memadukan seni peran, dialog, dan nilai-nilai kehidupan.
Kehadiran beragam kesenian tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat. Lebih dari itu, pertunjukan seni merupakan sarana untuk merawat ingatan kolektif, meneruskan nilai-nilai luhur, serta memperkuat identitas budaya lokal di tengah perubahan zaman.
Melalui momentum hari jadi keempat ini, Forum Budaya Kalurahan Karangtalun diharapkan terus menjadi ruang bagi para pelaku seni untuk berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi budaya yang dimiliki setiap wilayah. Keberadaan forum juga menjadi bagian penting dalam mendorong keterlibatan masyarakat agar pelestarian budaya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan tumbuh sebagai gerakan bersama.
Kesenian tradisional akan tetap hidup selama ada masyarakat yang bersedia merawatnya. Karena itu, peringatan empat tahun Forum Budaya Kalurahan Karangtalun menjadi pengingat bahwa kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan warisan yang harus terus dihidupkan dan diteruskan kepada generasi mendatang.
Dengan semangat Karta Manunggal Budaya, kebersamaan menjadi fondasi untuk menjaga keberlangsungan seni dan tradisi, sekaligus memperkuat jati diri Kalurahan Karangtalun sebagai bagian dari kekayaan budaya Yogyakarta.
Formulir Penulisan Komentar
Survei Kepuasan Masyarakat
Hari Jadi ke-110 th 2024
Pengumuman
Agenda Kegiatan
Tautan
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Linimasa / Timeline Kegiatan Pemilihan Lurah Antar Waktu 2026
- Empat Tahun Forum Budaya Karangtalun: Merawat Tradisi, Menguatkan Identitas Desa
- Pengumuman Pemilihan Lurah Antar Waktu Kalurahan Karangtalun 2026
- Sosialisasi Pemilihan Lurah Antar Waktu
- Cor Blok Jalan Wisata dan Pelataran Budaya Karangtalun Perkuat Ruang Publik Berbasis Keistimewaan
- Musyawarah Kalurahan Bahas Perubahan APBKal 2026 dan Pertanggungjawaban BUMDes Talun Mandiri
- Usulan PPBMP 2027 Diverifikasi, Karangtalun Perkuat Perencanaan Berbasis Kebutuhan Warga













